Selasa, 15 November 2011

Pelangi..

Pelangi itu pergi padahal matahari masih bersinar ditengah rinai gerimis di padang gersang...
satu persatu warnanya tinggaalkan daku..
sendiri kini bak seongok batu di tengah oase yang mengering...
Airnya telah pergi terbang,hilang tanpa jejak...

pelangiku...
Hilang tanpa pesan...
Merah, ia pergi dengan bara di dada..
Jingga, aku tak tau ia kemana..
Kuning, ia diam tak bergeming...
Hijau, mungkin belum saatnya aku menjadi tempat berbagi kegalauan yang ia rasa...

Biru, mungkin aku yang hampir memudarkan menghabiskan warnanya...
Nila, Tlah lama aku tak berjumpa dia....
Ungu, Semoga ia tetap istiqomah meski hanya berjumpa dalam do'a...

Entah...
Semoga bulan segera berganti...
November kelabu segera pergi...
Tak tahan resah sisa kisah di bulan agustus lalu...

Selasa, 12 Juli 2011

Saya dan Pilihan [ Bukan Menjilat Ludah Sendiri Kawan]..

Did you ever have the feeling that you wanted to go, and still have the feeling that you wanted to stay?
(MAN WHO CAME TO DINNER,1942)

Disini saya tidak akan bercerita soal film dengan genre komedi/romantis (salah satu pendukung flmnya adalah Bette Davis...,She’s hillarious!) karena jujur saya belum pernah melihat filmnya walaupun beberapa kali pernah mendengar judul film ini disebut-sebut (oleh entah siapa-atau saya sok pernah dengar?)

Lantas,kenapa saya tiba-tiba muncul dengan posting yang terinspirasi oleh film ini?

Begini. Ayo jangan berantem dan jangan buru2 keluar dari facebook saya.sabar ya. Saya akan ceritakan,kok.

Saya punya kebiasaan baca novel, googing, mencari ungkapan ungkapan populer (entah itu dari famous movie,famous persons,atau apa saja),lalu saya copy paste,saya cantumkan disalah satu file saya, just in case suatu saat saya butuh penguat setiap saya down and merasa hopless.

Nah hari ini kata-kata dari film itu begitu menyentil saya yang sedang kehilangan mood, ide,inspirasi, dan hampir tak bisa focus.saya seperti hantu penasaran, yang mengembara tanpa arah tujuan tapi tak bisa diam atau pergi. Hampir tak punya keinginan apa-apa,selain dia, Si----- Semoga Dia bisa kembali menyemarakan hari hari saya dengan senyum dan tawanya lagi.Oke . saya memang sudah Berjanji untuk “Pergi dan Akan Baik-baik saja”, tapi kadang kala hati seperti tak mau kompromi....seperti dua hari yang lalu-Sigh...

.....Apakah pernah Kamu Merasa Ingin Pergi...Tapi Masih Ingin Tetap Di Sini....

Berapa kali saya merasa ingin meninggalkan orang sebaik dia, hanya karena cobaan yang datang seperti tak mau peduli pada sifat kekanak-kanakan saya, EGOISME saya, Berapa kali saya ingin pergi saja karena takut tak bisa selamanya dengan dia. Padahal Bukan saya atau Dia yang Berhak Memberi TITIK selain Dia Yang Maha Agung?

Tapi ketika saya ingin meninggalkan dia, saya ingin tetap disini. Tetap tak ingin kehilangan dia yang Ramah, Lucu, Baik, Dewasa, Pengertian, Meskipun seringkali bikin Dongkol tapi selalu sabar menghadapi saya. Tetap tak ingin berjauhan dari Dia, meskipun kadang sakit hati karena jeda dan jarak seolah menentang semakin jauh ketika kami tak sepaham...

Lalu saya ingat, dulu sering pernah ada yang bilang kalau hidup ini semata mata adalah menjawab suatu pertanyaan dengan multiple choice of answers . seperti, ujian dengan pilihan A,B,C dimana setiap pilihan akan berhubungan langsung pada hasil akhir ujian tersebut, hidup juga sama. Memilih untuk bereaksi pada suatu kondisi...
Tuhan memang telah menetapkan final end, tapi Dia membebaskan kita untuk memilih jalan mana yang akan kita tempuh, berikut dengan konsekuensinya. Harusnya kita bangga karena Tuhan memberikan kebebasan pada kita untukmemilih, tapi ternyata, SAAT SEDANG LIMBUNG BEGINI, saya hampir tak kuasa untuk memilih..


Saat saya sedang ditanya oleh Tuhan,langkah mana yang akan saya pilih. Tetap tinggal disini , atau pergi...dengan segala resiko sakit hati, atau tersenyum lebih lebar karena ternyata pilihan saya memang benar..


Tapi Bukanlah segala air mata yang nanti akan tumpah atau segala tawa bahagia yang nanti akan terdengar adalah semata-mata pilihan saya juga?Bukankah nanti setelah pilihan itu diambil, saya juga akan memilih lagi bagaimana reaksi saya dalam menghadapi kenyataan—yang entah apa itu--?

At some point, saya sadar sepenuhnya bahwa kebahagiaan adalah permainan otak, dimana saya bisa memilih untuk merasa bahagia atau memanjakan rasa sakit saya. Semuanya ada ditangan saya. Dengan pengawasan Tuhan, tentunya karena saya yakin, Tuhan tidak akan tinggal diam saat melihat makhluk-Nya menyakiti diri sendiri dan berteriak minta tolong..


Kini saya mulai menyadari bahwa saat ini, saya sedang di uji. Pilihan demi Pilihan sudah terentang bebas didepan mata saya dan Tuhan sudah memberikan kuasa penuh pada say untuk melewati semua ini. Tinggal bagaimana saya ingin memperlakukan hidup saya sendiri, tinggal bagaimana saya memilih ingin terluka atau bahagia..


Otak saya sedang kacau, tapi sedang perlahan-lahan saya atur sedemikian rupa sehingga hidup saya terasa lebih indah dan menganggap bahwa masalah sedang saya hadapi ini adalah ujian naik tingkat untuk menjadi seorang Firman yang lebih Dewasa...

Sabtu, 08 Januari 2011

CINTA....Apa kabarnya dirimu disana...

Cinta apa kabarnya untuk hati dan jiwa yang lama tak kusapa, apa kabar untuk diri yang sudah lama tak berjumpa. Apakah engkau tau cinta aku tidak mengerti apa yang sedang kurasa. Apa kau tau cinta bahwa takkan pernah waktu dan permasalahan mampu menggerus maknamu dihatiku. Untuk jiwa yang mungkin tak lagi bisa kusentuh, apakah engkau mengerti cinta diriku disini sangat merindukan dirimu. Tiada lagi yang menyapaku dipagi hari untuk memberikan semangat berjuang dan motivasi selain dirimu cinta. Tak ada lagi yang menutup soreku dengan tausiyah-tausiyah penentrammu, Tak ada lagi yang membangunkanku untuk tahajud tentu karena kau tau aku paling susah bangun [harus terbiasa bangun sendiri] dan tawa yang tak seperti biasa kudapati, gaya dan tingkah laku yang tak lagi sama. Aku rindu cinta masa-masa itu. Cinta yang membuat kita saling mengerti akan perjuangan, pengorbanan, kepercayaan, kekecewaan, kesedihan, kebahagiaan, kedamaian, kesepian, kemenangan, teriakan, sentuhan, perdebatan, perselisihan, perdamaian, dan perubahan. Akankah cinta bergeser dan berubah dalam hitungan detik?aku tak tau kembalikan keperspektif masing-masing dari kita yang memiliki cinta. Bicara tentangmu cinta aku akan bicara tentang "bagaimana rasanya dimengerti". Cukup 3 kata itu saja akan mewakili rasaku cinta…

Cinta aku ingin kita belajar dari seekor lebah. Apakah kau tau cinta lebah adalah binatang yang sangat kecil, yang kalau menggigit kita slalu mengeluhkan rasa sakit, yang ternyata memberikan berjuta cinta dan kemanfaatan. Apa kau tau cinta lebah memiliki beberapa keistimewaan. Mungkin engkau tau cinta bahwa lebah punya banyak cinta yang ditebarkan tak ubahnya seperti dirimu terhadap siapapun termasuk diriku.

Cinta 1 : Lebah memiliki akidah yang kuat cinta
Apakah kau tau bahwa lebah akan memperjuangkan hidupnya, prinsipnya, segala yang dia miliki untuk bertahan hidup dan menjalani problematika hidup. Hingga ketika disakiti dia korbankan hidupnya. Lebah yang tersakiti dan diusik akan mengeluarkan racun melauli bisanya dan itu adalah nyawanya cinta. Apakah kau tau setelah dia menggigit siapa yang menyakiti dia akan mati…?Aku berharap kita bisa seperti lebah yang memperjuangkan kebenaran di atas panji-panji  islam, memperjuangkan butir-butir kebenaran dan kita tebarkan di bumi cinta kita ini cinta. Apakah tidak terfikir olehmu cinta betapa banyak perang pemikiran telah merajalela di bumi katulistiwa ini merusak generasi muda kita cinta. Aku sedih…aku malu pada diri cinta yang tak available bahkan tak bisa berkontribusi apa-apa. Tapi aku slalu mendo'akan dirimu dan kita semua cinta agar senan tiasa menjadi barisan perindu syurga dengan mengorbankan sgalanya. Di sana di tepian palestina mereka berjuanga dengan menggantungkan nyawanya demi membela agama. Bahkan hamaspun tidak menginginkan kehadiran kita karena hanya akan merepotkan mereka. Apakah yang bisa kita laukan cinta kalau bukan mencetak kader yang millitan untuk melanjutkan perjuangan mewarisi misi para nabi [apa pantas aku mendampingimu cinta untuk melakukan tugas mulia ini]?. Apakah kau tau bahwa nama-nama sahabat dijadikan sebuah pola pada kain-kain pel kaum syiah. Apakah kau tau muslim di mesir tak bisa bergerak bebas lebih parah dari kita disini, apakah dan apakah lagi yang mungkin cinta lebih faham akan pergerakan dan perjalanan panji-panji kita di berbagai belahan dunia…..

Cinta 2: Lebah tidak Pernah Merusak…
Pernah adakah ranting yang berjatuhan akibat adanya rumah lebah?pernah adakah atap yang bocor akibat adanya rumah lebah?tentu tidak cinta. Lebah sangat memperhatikan lingkungannya. Saat ini begitu banyak orang yang tak lagi memperhatikan lingkungan. Jika ingin memperhatikan aspek lingkungan kita perlu belajar dari Sang Lebah..."go green" juga harus belajar dari seekor lebah., bahkan lebah mencari makanan dari yang baik-baik dengan cara yang baik tanpa merusaknya, bahkan bisa disebut simbiosis mutualisme karena sang lebah mampu membantu proses penyerbukan.  Lebah begitu cerdas dalam mendesign sangkarnya. Bisa dilihat bentuk sarangnya persegi enam yang dibuatnya dari bagian pinggir, kemudian semua ruang terisi akan madu dan telur. Tidak ada yang sia-sia dan tidak difungsikan. Cobalah memperhatikan design rumahnya dan ukurlah. Itu berkisar pada 30 derajat..hemmm…tujuannya tak lain adalah menjaga agar madu-madu terjaga dengan baik dan tidak tumpah….Subhanallah…Lalu apa yang dilakukan manusia. Beberapa hari ini di Malaysia petani miskin kerap merelakan hutan mereka untuk di tebang dan ditanami jarak pagar atas dasar ekonomi. Reboisasi yang tak lagi diperhatikan investor. Proyek Malaysia yang hampir merambah ke lampung dengan sedikit saja retorika dari mereka dan para petinggi-petinggi birokrasi kita manggut-manggut. Pemikiran yang sangat dangkal dengan alasan ekonomi tidak lagi memperhatikan lingkungan. Ah bosan aku berbicara politik yang aku sendiri tak mengerti bahasa kebenaran yang mereka elu elukan cinta…

Cinta 3. Lebah Slalu menyisakan makananya untuk manusia….
Hati lebah begitu mulia, dia mencari makanan dari yang baik-baik dan menghasilkan sesuatu yang baik pula. Apakah pernah cinta perhatikan atas ini semua?betapa banyak manusia yang hari ini bisa makan besoknya kehabisan makanan. Tapi tidak untuk seekor lebah. Selama kita bersikap baik, lembut, menjaganya,merawatnya dan memberikan perlakuan yang baik maka dia akan memberikan sesuatu yang baik terhadap kita. Apakah hikmah yang bisa diambil dari hal ini, bahwasanya kita seharusnya bersikap lebih lembut dan lebih baik terhadap orang yang bersikap baik terhadap kita. Aku tidak pernah menganggap cinta bersalah sedikitpun karena kerenggangan setiap hubungan itu mutlak ada namun gesekan-pgesekan itulah yang menjadikan kita lebih baik. Bukan begitu cinta?he….4x. lebah memberikan sesuatu yang amat baik dari dirinya. Hatinya begitu dermawan. Madu yang dihasilkan mendatangkan banyak kemanfaatan.sebagai obat farmasi.bahkan kalau kita telusuri lebih lanjut ternyata sengatan lebah yang mematikan dirinya sendiri juga mampu menyembuhkan berbagai penyakit seperti encok,pegel,dll.. apakah ada cinta sesuatu yang diciptakan manusia yang mampu menandingi kualitas madu ciptaan lebah??

Cinta 4. Lebah adalah Pejuang Tangguh yang tak kenal Lelah…
Pernahkan kita memperhatikan cinta bahwa lebah bekerja dari pagi hingga pukul 4 sore lalu beristirahat? Pekerja yang tak kenal lelah memperjuangkan hidupnya bahkan untuk kepentingan manusia.sementara kita ada yang bekerja siang saja sudah kelelahan, ada yang bekerja sampai sore tapin slalu mengeluhkan akah hasil yang didapat. Cobalah tengok kedisiplinan sang lebah. Kekuatan yang terbangun pada barisan Lebah, bahkan pola penyerangan gerombolan lebah Mampu mengalahkan pola pesawat tempur rusia(bisa dibayangkan)…Dahsyatnya sang lebah wahai cintaku…semoga kita senantiasa bisa belajar darinya…menjadi pejuang tangguh yang bisa mobile dimanapun dan tetap mampu mempertahankan idealitas pasca kampus nantinya [bagi yang belum lulus tentunya cinta]…

Cintaku yang kutitipkan padamu dahulu takkan pernah kuminta untuk kembali karena rasanya itu tidak mungkin dan cintamu yang ada disini akan senantiasa menjadi pengingat kebersamaan untuk tetap berada di medan kebenaran. Semoga do'a rabithah senantiasa menjaga kita pada barisan perindu syurga…

Yang Merindukan kebaikan dari Antum namun Bukan yang Mengharap Kebaikan dari Antum….
[Sabtu, 8 Januari 2011]